Cegah Korban Berulang, Kepala Suku Sinak Larang Keterlibatan Warga dengan KKB

- Penulis

Rabu, 22 April 2026 - 18:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sinak – Kepala Suku Besar Sinak, Kabupaten Puncak, Daebenus Murib, mengimbau seluruh masyarakat di Distrik Sinak, khususnya di wilayah Lambewi dan Bina, agar tidak terlibat atau bergabung dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

 

Imbauan tersebut disampaikan pasca penindakan yang dilakukan aparat TNI di Distrik Kembru yang mengakibatkan jatuhnya korban, termasuk dari kalangan warga sipil.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam situasi tersebut, Daebenus menekankan pentingnya menjaga keselamatan masyarakat dengan tidak terlibat dalam aktivitas kelompok bersenjata.

 

“Peristiwa di Kembru harus menjadi pelajaran bagi kita semua. Saya minta masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh untuk ikut bergabung dengan kelompok bersenjata, karena dampaknya sangat merugikan masyarakat sendiri,” ujar Daebenus Murib.

 

Ia juga meminta agar seluruh pihak korban mempercayakan penyelesaian persoalan kepada pemerintah daerah. Menurutnya, langkah tersebut penting guna memastikan penanganan yang adil dan terarah.

 

“Seluruh korban agar dapat menyerahkan semua tanggung jawab kepada Pemerintah Daerah dan Bupati Puncak untuk menyelesaikannya secara baik dan bijaksana,” tambahnya.

Baca Juga:  Kepala Suku Mee Papua Tengah Serukan Warga Tidak Terprovokasi dan Jaga Persatuan

 

Lebih lanjut, Daebenus secara tegas mengingatkan masyarakat agar tidak tinggal ataupun memberikan dukungan dalam bentuk apa pun kepada kelompok KKB yang dipimpin oleh Kalenak Murib maupun Lekagak Telenggen. Ia menilai keterlibatan masyarakat hanya akan memperbesar risiko dan memperpanjang konflik.

 

“Saya berharap tidak ada lagi masyarakat yang bergabung atau tinggal bersama KKB. Hindari segala bentuk keterlibatan, baik langsung maupun tidak langsung, agar kejadian seperti di Kembru tidak terulang kembali,” tegasnya.

 

Sebagai tokoh adat, Daebenus juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan keamanan wilayah, serta tidak mudah terprovokasi oleh ajakan pihak-pihak yang dapat memecah belah.

 

“Mari kita jaga kebersamaan, hidup damai, dan tetap setia menjaga keutuhan NKRI. Jangan mudah terhasut oleh pihak-pihak yang ingin menciptakan konflik di tengah masyarakat,” pungkasnya.(rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nuansatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yanto Wayam: Masyarakat Harus Bijak Sikapi Isu dan Jaga Stabilitas Daerah
Tokoh Adat Pegunungan Bintang Ajak Masyarakat Tetap Tenang dan Percayakan Proses Hukum Pasca Penangkapan DPO KKB
Dewan Adat Sentani, Yakob Fiobetauw serukan bahwa 1 Mei Jangan Dijadikan untuk Mengganggu Kamtibmas
Jhon Maurits Suebu selaku Tokoh Adat Sentani Ajak Masyarakat Tidak Terprovokasi Aksi 1 Mei yang Diklaim sebagai Hari Aneksasi
Kepala Suku Besar Puncak Tegaskan Larangan Segala Aksi Kekerasan dan Perusakan Fasilitas Umum
Tokoh Masyarakat Arso Timur Serukan Persatuan dan Stabilitas Keamanan
Hindari Provokasi, Max Ohee Minta Masyarakat Papua Jaga Kedamaian
Tokoh Kamoro di Mimika Imbau Warga Tidak Terlibat Aksi 7 April
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 19:27 WIB

Yanto Wayam: Masyarakat Harus Bijak Sikapi Isu dan Jaga Stabilitas Daerah

Kamis, 23 April 2026 - 21:07 WIB

Dewan Adat Sentani, Yakob Fiobetauw serukan bahwa 1 Mei Jangan Dijadikan untuk Mengganggu Kamtibmas

Rabu, 22 April 2026 - 18:50 WIB

Cegah Korban Berulang, Kepala Suku Sinak Larang Keterlibatan Warga dengan KKB

Senin, 20 April 2026 - 19:33 WIB

Jhon Maurits Suebu selaku Tokoh Adat Sentani Ajak Masyarakat Tidak Terprovokasi Aksi 1 Mei yang Diklaim sebagai Hari Aneksasi

Senin, 13 April 2026 - 19:51 WIB

Kepala Suku Besar Puncak Tegaskan Larangan Segala Aksi Kekerasan dan Perusakan Fasilitas Umum

Berita Terbaru