Jhon Maurits Suebu selaku Tokoh Adat Sentani Ajak Masyarakat Tidak Terprovokasi Aksi 1 Mei yang Diklaim sebagai Hari Aneksasi

- Penulis

Senin, 20 April 2026 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Peringatan Hari Aneksasi Papua merupakan peristiwa terjadinya pengalihan/integrasi kekuasaan wilayah Papua Barat dari UNTEA (otoritas PBB) ke Indonesia atau Integrasi Papua ke dalam NKRI. Namun demikian, narasi tersebut dianggap sebagai pengalihan paksa oleh para aktivis dan kelompok pro Papua Merdeka dimana peringatan tersebut akan dilakukan serenta dibeberapa kota di Papua dan luar Papua.

 

Menyikapi polemik ini, Tokoh adat Sentani sekaligus Ketua Aliansi Sentani Bersatu Sejahtera (ASBS), Jhon Maurits Suebu menyerukan agar masyarakat tidak terprovokasi oleh narasi-narasi yang keliru. Konflik hanya akan merugikan masyarakat sendiri dan memperlambat pembangunan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Lebih lanjut, Jhon Maurits Suebu, menyatakan bahwa rakyat Papua saat ini lebih membutuhkan pembangunan, pendidikan, dan kesehatan daripada konflik identitas yang tak kunjung usai. “Saat ini masyarakat Papua membutuhkan ketenangan untuk bekerja, berusaha, dan membangun. Kami menolak segala bentuk ajakan yang memecah belah, dan mendukung program pemerintah yang bertujuan membawa kesejahteraan bagi rakyat Papua,” ungkapnya.

Baca Juga:  Tokoh Pemuda Papua Pegunungan Tekankan Pentingnya Menjaga Kerukunan Sosial

 

Jhon Maurits Suebu meminta, masyarakat tidak ikut arus oleh ajakan sesat pihak-hak yang tidak bertanggungjawab, yang hanya merugikan diri sendiri dan orang banyak.

 

“Saya imbau semua masyarakat Papua tidak melakukan gerakan tambahan dan ikut-ikut dengan ajakan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang dapat mengorbankan masyarakat,” tambahnya.

 

 

Jhon berharap semua masyarakat di Papua, menjaga kedamaian dan ketentraman tanah yang penuh berkat ini.

 

“Mari kita menjaga bersama situasi kamtibmas di tanah Papua agar Papua aman dan damai dalam mensejahterakan masyarakat Papua,” tandasnya.(rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nuansatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yanto Wayam: Masyarakat Harus Bijak Sikapi Isu dan Jaga Stabilitas Daerah
Tokoh Adat Pegunungan Bintang Ajak Masyarakat Tetap Tenang dan Percayakan Proses Hukum Pasca Penangkapan DPO KKB
Dewan Adat Sentani, Yakob Fiobetauw serukan bahwa 1 Mei Jangan Dijadikan untuk Mengganggu Kamtibmas
Cegah Korban Berulang, Kepala Suku Sinak Larang Keterlibatan Warga dengan KKB
Kepala Suku Besar Puncak Tegaskan Larangan Segala Aksi Kekerasan dan Perusakan Fasilitas Umum
Tokoh Masyarakat Arso Timur Serukan Persatuan dan Stabilitas Keamanan
Hindari Provokasi, Max Ohee Minta Masyarakat Papua Jaga Kedamaian
Tokoh Kamoro di Mimika Imbau Warga Tidak Terlibat Aksi 7 April
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 19:27 WIB

Yanto Wayam: Masyarakat Harus Bijak Sikapi Isu dan Jaga Stabilitas Daerah

Kamis, 23 April 2026 - 21:07 WIB

Dewan Adat Sentani, Yakob Fiobetauw serukan bahwa 1 Mei Jangan Dijadikan untuk Mengganggu Kamtibmas

Rabu, 22 April 2026 - 18:50 WIB

Cegah Korban Berulang, Kepala Suku Sinak Larang Keterlibatan Warga dengan KKB

Senin, 20 April 2026 - 19:33 WIB

Jhon Maurits Suebu selaku Tokoh Adat Sentani Ajak Masyarakat Tidak Terprovokasi Aksi 1 Mei yang Diklaim sebagai Hari Aneksasi

Senin, 13 April 2026 - 19:51 WIB

Kepala Suku Besar Puncak Tegaskan Larangan Segala Aksi Kekerasan dan Perusakan Fasilitas Umum

Berita Terbaru