Dibalik Polemik Freeport, Ada Cerita Pengembangan SDM Papua

- Penulis

Sabtu, 4 April 2026 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Kehadiran PT Freeport Indonesia (PTFI) di Papua masih menjadi perdebatan di tengah masyarakat. Sejumlah kelompok pemuda dan masyarakat lokal selama ini menyuarakan penolakan, yang dipengaruhi oleh narasi bahwa kekayaan alam Papua belum sepenuhnya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat asli.

Namun, di sisi lain, terdapat sejumlah data dan pengalaman yang menunjukkan kontribusi perusahaan dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) lokal. Saat ini, PTFI tercatat mempekerjakan sekitar 27 ribu karyawan di sektor tambang tembaga dan emas. Dari jumlah tersebut, sekitar 40 persen merupakan Orang Asli Papua (OAP).

Salah satu contoh yang sering diangkat adalah kisah Obaja Tabuni. Ia diketahui memulai karier di perusahaan tanpa latar belakang ijazah formal, namun kini dipercaya memimpin lebih dari 200 karyawan. Pengalaman ini kerap dijadikan ilustrasi bahwa masyarakat Papua memiliki peluang untuk berkembang dan bersaing dalam lingkungan kerja berstandar internasional.

Selain itu, sejumlah pekerja asli Papua juga telah mendapatkan kesempatan untuk mengoperasikan peralatan tambang berteknologi tinggi, termasuk sistem operasi jarak jauh. Hal ini menunjukkan adanya transfer keterampilan dan peningkatan kapasitas teknis bagi tenaga kerja lokal.

PTFI menyatakan bahwa keterlibatan masyarakat asli Papua dalam berbagai lini operasional merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan SDM di wilayah tersebut. Upaya ini diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat lokal dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam Papua.

Meski demikian, perdebatan mengenai dampak kehadiran perusahaan terhadap kesejahteraan masyarakat Papua secara keseluruhan masih terus berlangsung di berbagai kalangan.(rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nuansatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala Suku Besar Puncak Tegaskan Larangan Segala Aksi Kekerasan dan Perusakan Fasilitas Umum
Tokoh Masyarakat Arso Timur Serukan Persatuan dan Stabilitas Keamanan
Hindari Provokasi, Max Ohee Minta Masyarakat Papua Jaga Kedamaian
Tokoh Kamoro di Mimika Imbau Warga Tidak Terlibat Aksi 7 April
Tokoh Gereja Imbau Masyarakat Papua Tidak Terlibat Aksi Demo Tanpa Izin
Tokoh Pemuda Papua Ajak Sampaikan Aspirasi Secara Damai dan Jaga Kamtibmas
Tokoh Muda Nabire Sebut Pernyataan Aibon Kogoya Keliru dan Provokatif Bagi Masyarakat OAP
Jaga Stabilitas Keamanan Daerah, Warga Tolikara Diminta Bentengi diri Dari Provokasi KNPB
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 19:51 WIB

Kepala Suku Besar Puncak Tegaskan Larangan Segala Aksi Kekerasan dan Perusakan Fasilitas Umum

Sabtu, 11 April 2026 - 15:33 WIB

Tokoh Masyarakat Arso Timur Serukan Persatuan dan Stabilitas Keamanan

Jumat, 10 April 2026 - 04:07 WIB

Hindari Provokasi, Max Ohee Minta Masyarakat Papua Jaga Kedamaian

Senin, 6 April 2026 - 21:33 WIB

Tokoh Kamoro di Mimika Imbau Warga Tidak Terlibat Aksi 7 April

Senin, 6 April 2026 - 14:26 WIB

Tokoh Gereja Imbau Masyarakat Papua Tidak Terlibat Aksi Demo Tanpa Izin

Berita Terbaru